• RSS
Terbaru
Loading...

Friday, June 13, 2014

8 Adab Dalam Majelis Ilmu

in Akhlak dan adab

Setiap Orang yang mengaku bahwa dirinya muslim, maka Allah wajibkan atasnya untuk menuntut ilmu sebagaimana Sabda Nabi-Nya.


"Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim." (HR. Ibnu Majah, dihahihkan Syaikh Al-Albani dalam Shahihul Jami')



Tentu kita tahu bahwa menuntut ilmu itu bisa diraih dengan duduk - duduk di majelis ilmu atau belajar dengan metode lainnya. Terkhusus menuntut ilmu dalam sebuah majelis, ada adab yang harus kita jaga, agar sesuai dengan apa yang pernah dicontohkankan Rasullulah صلی الله عليه وسلم . Selain sebagai bentuk ketaatan kita pada Rasullulah صلی الله عليه وسلم , menjaga adab bisa menambah pundi perbendaharaan amal sholeh kita.

Berikut ini adalah adab dalam bermajelis ilmu yang dapat kita amalkan :
 
1. Ucapkanlah salam ketika hendak memasuki suatu majelis, sebagaimana Firman Allah Ta'ala : 

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat." (QS An Nuur : 27)

Dan Sabda Rasullulah  صلی الله عليه وسلم : "bilamana kalian telah sampai pada sebuah majelis, hendaklah mengucapkan salam, dan apabila ingin duduk maka duduklah, kemudian apabila ingin pergi maka ucapkanlah salam, sebab bukankah yang pertama itu lebih baik daripada yang terakhir." (HR At Tirmidzi no 2706, Berkata Al Albani hadits ini hasan shahih).

2. Tidak menyuruh orang lain berdiri, pindah atau menggeser tempat duduknya, Rasullulah صلی الله عليه وسلم "Melarang seseorang membangunkan orang lain yang sedang duduk (dari tempatnya semula) kemudian dia duduk padanya, akan tetapi bergeserlah dan berlapanglah." (HR Bukhari).

3. Dilarang duduk di tengah atau diantara orang lain tanpa izin, Rasullulah صلی الله عليه وسلم bersabda : "Tidak halal bagi seseorang memisahkan dua orang melainkan atas izin mereka berdua." (HR Abu Daud, Al Albani berkata hadits ini hasan shahih).

4. Tidak berbisik - bisik antara dua orang tanpa melibatkan ahli majelis lainnya,  Sabda Nabi صلی الله عليه وسلم : "Janganlah dua orang saling berbisik - bisik dengan meninggalkan orang ketida sebab hal itu dapat membuatnya sedih." (Muttafaq ‘alaihi).

5. Dianjurkan membaca Dzikrullah dan tilawah, "Tidaklah sekelompok kaum beranjak dari tempat duduknya yang tidak disebutkan di dalamnya nama Allah, melainkan seakan mereka beranjak dari bangkai kedelai dan mereka dalam kerugian." (HR Abu daud, Al Albani berkata hadits ini hasan shohih).

6. Menjaga kebersihan diri, hati dan tempat dalam majelis, "Sesungguhnya Allah SWT itu suci yang menyukai hal-hal yang suci, Dia Maha Bersih yang menyukai kebersihan, Dia Maha mulia yang menyukai kemuliaan, Dia Maha Indah yang menyukai keindahan, karena itu bersihkanlah tempat-tempatmu” (HR. Tirmizi).

7. Berlapang - lapanglah dalam majelis, senada dengan hadits di atas, "Melarang seseorang membangunkan orang lain yang sedang duduk (dari tempatnya semula) kemudian dia duduk padanya, akan tetapi bergeserlah dan berlapanglah." (HR Bukhari).

8.  Membaca do'a Penutup majelis dengan bacaan : 

 سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
(Subhaanaka Allaahumma wabihamdika asyhadu an laa-ilaaha illaa Anta astaghfiruka wa-atuubu ilaik)

Artinya :
Maha suci Engkau ya Allah, dan dengan memuji-Mu, aku bersaksi bahwa tiada Illah kecuali Engkau, aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu. (Doa ini diambil dari potongan hadits riwayat Abu Daud).

Semoga Artikel di atas dapat memberi pencerahan kepada kita semua, memberi manfaat, dan diberikan kemudahan oleh Allah Ta a'la untuk dapat mengamalkannya. Aamiin.


Baca Juga "9 Kunci Make Up Muslimah" dan "Keutamaan Wanita Sholihah"


Raih amal Sholeh dengan dengan mengklik tombol share di bawah ini.